Jumat, 04 September 2026

PROTES DI PARAU KEMARAU, Osratus

 Osratus


PROTES DI PARAU KEMARAU


"Suara kemarau makin parau, diriku

Terasa panas, dengus napasnya

Menyala tenggorokannya

Menyimpan bara di perutnya

Daun kering

sudah kaupindahkan dari piring

mengapa lidah apinya

menjulur ke muka

ke belakang ke samping,

mengapa ia muntahkan api?

Hutan terbakar begitu mudahnya

Kau dan aku tercekik rasa panik,

angin tertawa sambil jungkir balik."


*Sorong, 01-09-2026 *




Tidak ada komentar:

Posting Komentar