"Ada Wajah Gus Dur di Imlek" adalah sebuah puisi karya sastrawan Rg Bagus Warsono yang menggambarkan sosok KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai simbol pluralisme dan toleransi, terutama dalam perayaan Imlek. Puisi ini menekankan nilai persaudaraan dan kebersamaan lintas budaya yang diperjuangkan Gus Dur, menggabungkan elemen budaya Tionghoa dengan semangat inklusivitas, yang dipublikasikan pada Januari 2022.
Inti Puisi: Rg Bagus Warsono mengaitkan sosok Gus Dur dengan semangat perayaan Tahun Baru Imlek, menonjolkan peran Gus Dur sebagai bapak pluralisme yang merangkul keberagaman, seperti dilansir oleh Kompasiana.com.
Simbolisme: Puisi ini menarasikan bagaimana wajah dan pemikiran Gus Dur hadir dalam suasana Imlek, melambangkan kebebasan dan pengakuan terhadap budaya Tionghoa di Indonesia.
Penulis: Rg Bagus Warsono adalah seorang sastrawan Indonesia asal Tegal yang aktif menulis puisi, seperti yang dicatat dalam Literanesia.
Puisi ini bukan narasi fisik, melainkan penghormatan sastra terhadap warisan pemikiran Gus Dur tentang kesetaraan, tulis Literanesia.
Berikut Puisinya :
Rg Bagus Warsono
Ada wajah Gus Dur di Imlek
Gus-Dur
Ada wajahmu di setiap hari Imlek,
Di ucapan selamat dan salam mereka
Kau yang membuat senyum
pengikutmu dan gembira umat Konghucu
Membuka hati
Membuka kunci berkarat
Yang tlah lama menindih toleransi
Tak peduli siapa menghalang.
Kunci dibuka
Ada wajahmu di imlek
Dikala tuan kuasa.
Bagi yang lama menunggu, terbuka
Kau lepas belenggu merdeka.
Kini wajahmu di Imlek Indonesia.
Memberi hormat Gus Dur yang sanggup membongkar kebisuan Tionghoa
lama gembok yang 32 tahun berkarat.
Bahwa kita sama berjuang merdeka.
Kini wajahmu di Imlek
Sepaduk dan cinderamata untuk pahlawan hati merdeka.
Kau bijaksana
Melawan arus menyamakan siapa.
Sebab memahami arti merdeka Pancasila.
Seperti kau berdiri melindungi
anak-anak dan pengantin Konghucu.
Dan lampion merah bergoyang di talang-talang rumah
Lalu Barongsai menari
Menyalami hormat Gus Durmu dan Gus Durku.
Rg Bagus Warsono, (18-01-22)

Komentar
Posting Komentar