Hanya tinggal dua ekor anak kancil di Wanakaya, hutan dengan raja Maung yang suka makan kancil. Ketika dua prajurit itu menyodorkan anak kancil yang kurus itu dua anak kancil itu memberikan lehernya pada sang raja Wanakaya. Raja Wanakaya tertegun, baru kali ini ada kancil yang menyodorkan lehernya untuk disembelih. ............
Mbak Sri Sunarti Poetry penyair Indramayu membawakan geguritan Pulo Gosong karyanya sendiri dalam acara Temu Kecil Baca geguritan Lumbung Puisi 28-08-22 di Lumbung Puisi Indramayu.
Pagi Yang tak ada di buku sejarah Seperti suara tangis bayi yang resah saat dimandikan ibunya , anak perempuan yang manja pada ayahnya . Kehidupan di bawah langit yang mendung Tak semendung nasib para gelandang yang terbiasa bermukim dibawah jembatan saat air meluap di kali Bekasi . Cerita ini mungkin tak ada dalam puisi puisi para Penyair kota yang masih mencari diksi mencari tenar mencari indah mencari pengakuan . Jalan di kampung kami masih becek jika hujan turun , sepatu kami masih penuh dengan tanah . Jalan yang kemarin baru selesai dibuat kini larut bersama hujan yang turun tak seberapa . Ini tidak seperti doorprize yang kau rayakan di Taman Kota, ini tentang nasib yang panjang selama 5 tahun berjalan . Di sini tak ada suara dari stasiun kereta tempat orang orang berkejaran sampai sendal tertinggal , perjalanan yang melel...
Komentar
Posting Komentar